<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Simple Life &#187; Uncategorized</title>
	<atom:link href="http://www.aragornhouse.com/mama/category/uncategorized/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.aragornhouse.com/mama</link>
	<description>Just Simple Life</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Apr 2011 03:38:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Trauma naik motor</title>
		<link>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/trauma-naik-motor/</link>
		<comments>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/trauma-naik-motor/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 04:07:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mama U</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[motor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aragornhouse.com/mama/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kesrempet motor akhir January kemarin, 2 minggu kemudian, pas 1 hari setelah perban di kaki dibuka, jatuh lagilah saya di depan Puri Gading. Jatuh sendiri, gak kesrempet apa2. Memang jalanan di situ berpasir dan gak kebetulan pula lagi hujan rintik2. Lukanya gak terlalu parah. Hanya lecet2 sedikit di kaki kanan. Sejak jatuh yang pertama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah <a href="http://aragornhouse.com/mama/?p=38">kesrempet motor</a> akhir January kemarin, 2 minggu kemudian, pas 1 hari setelah perban di kaki dibuka, jatuh lagilah saya di depan Puri Gading. Jatuh sendiri, gak kesrempet apa2. Memang jalanan di situ berpasir dan gak kebetulan pula lagi hujan rintik2. Lukanya gak terlalu parah. Hanya lecet2 sedikit di kaki kanan.<span id="more-39"></span></p>
<p>Sejak jatuh yang pertama itu sebenernya aku sudah mulai trauma naik motor lagi. Baru mau berangkat saja sudah gemetaran. Di jalan tiap kali disalip motor lain, bawaannya kaget mulu. Lha karena nyetirnya selalu pelan2 gak keitung deh berap kali aku kaget di perjalanan rumah kantor pulang pergi. Puncaknya kemarin, bener2 tangan kaki sampe kesemutan begitu sampe rumah. Aduuhhhhh, mosok harus tiap hari diantar jemput sih?</p>
<img src="http://www.aragornhouse.com/mama/?ak_action=api_record_view&id=39&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/trauma-naik-motor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SURAT CINTA dari Allah SWT</title>
		<link>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/surat-cinta-dari-allah-swt/</link>
		<comments>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/surat-cinta-dari-allah-swt/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 00:33:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mama U</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aragornhouse.com/mama/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepada KU, walaupun hanya sepatah kata meminta pendapatKU atau bersyukur kepada KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu hari ini atau kemarin &#8230;&#8230; Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja &#8230;&#8230;. AKU kembali menanti saat engkau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan<br />
berharap engkau akan berbicara kepada KU, walaupun<br />
hanya sepatah kata meminta pendapatKU atau bersyukur<br />
kepada KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi<br />
dalam hidupmu hari ini atau kemarin &#8230;&#8230;</p>
<p>Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan<br />
diri untuk pergi bekerja &#8230;&#8230;.</p>
<p>AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU<br />
tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan<br />
menyapaKU, tetapi engkau terlalu sibuk &#8230;&#8230;&#8230;.<span id="more-37"></span></p>
<p>Disatu tempat, engkau duduk disebuah kursi selama lima<br />
belas menit tanpa melakukan apapun. Kemudian AKU<br />
Melihat engkau menggerakkan kakimu. AKU berfikir<br />
engkau akan berbicara kepadaKU tetapi engkau berlari<br />
ke telephone dan menghubungi seorang teman untuk<br />
mendengarkan kabar terbaru.</p>
<p>AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU<br />
menanti dengan sabar sepanjang hari. Dengan semua<br />
kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu sibuk<br />
mengucapkan sesuatu kepadaKU.</p>
<p>Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang<br />
sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara<br />
kepadaKU, itulah sebabnya mengapa engkau tidak<br />
menundukkan kepalamu. Engkau memandang tiga atau empat<br />
meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara<br />
dan menyebut namaKU dengan lembut sebelum menyantap<br />
rizki yang AKU berikan, tetapi engkau tidak<br />
melakukannya &#8230;&#8230;..</p>
<p>masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau<br />
akan berbicara kepadaKU, meskipun saat engkau pulang<br />
kerumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yang harus<br />
kau kerjakan.</p>
<p>Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV, engkau<br />
menghabiskan banyak waktu setiap hari didepannya,<br />
tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati acara yg<br />
ditampilkan. Kembali AKU menanti dengan sabar saat<br />
engkau menonton TV dan menikmati makananmu tetapi<br />
kembali kau tidak berbicara kepadaKU &#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>Saat tidur, KU pikir kau merasa terlalu lelah. Setelah<br />
mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, kau<br />
melompat ketempat tidur dan tertidur tanpa sepatahpun<br />
namaKU, kau sebut. Engkau menyadari bahwa AKU selalu<br />
hadir untukmu.</p>
<p>AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari.<br />
AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar<br />
terhadap orang lain. AKU sangat menyayangimu, setiap<br />
hari AKU menantikan sepatah kata, do&#8217;a, pikiran atau<br />
syukur dari hatimu.</p>
<p>Keesokan harinya &#8230;&#8230; engkau bangun kembali dan<br />
kembali AKU menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini<br />
kau akan memberiku sedikit waktu untuk menyapaKU<br />
&#8230;&#8230;.. Tapi yang KU tunggu &#8230;&#8230;&#8230; tak kunjung tiba<br />
&#8230;&#8230;&#8230; tak juga kau menyapaKU.</p>
<p>Subuh &#8230;&#8230;.. Dzuhur &#8230;&#8230;.. Ashyar &#8230;&#8230;&#8230;. Magrib<br />
&#8230;&#8230;&#8230; Isya dan Subuh kembali, kau masih<br />
mengacuhkan AKU &#8230;.. tak ada sepatah kata, tak ada<br />
seucap do&#8217;a, dan tak ada rasa, tak ada harapan dan<br />
keinginan untuk bersujud kepadaKU &#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Apa salahKU padamu &#8230;&#8230;. wahai UmmatKU????? Rizki<br />
yang KU limpahkan, kesehatan yang KU berikan, harta<br />
yang KU relakan, makanan yang KU hidangkan, anak-anak<br />
yang KUrahmatkan, apakah hal itu tidak membuatmu ingat<br />
kepadaKU &#8230;&#8230;&#8230;&#8230; !!!!!!! Percayalah AKU selalu<br />
mengasihimu, dan AKU tetap berharap suatu saat engkau<br />
akan menyapa KU, memohon perlindungan KU, bersujud<br />
menghadap KU &#8230;&#8230; Yang selalu menyertaimu setiap<br />
saat &#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>Allah SWT &#8230;&#8230;</p>
<img src="http://www.aragornhouse.com/mama/?ak_action=api_record_view&id=37&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/surat-cinta-dari-allah-swt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reflections of the Moon</title>
		<link>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/reflections-of-the-moon/</link>
		<comments>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/reflections-of-the-moon/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 08:52:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mama U</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aragornhouse.com/mama/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[One night the poet, Awhadi of Kerman (a very great Muslim poet) was sitting on his porch bent over a vessel. Shams-e-Tabrizi, a great Sufi mystic, happened to pass by. Shams-e-Tabrizi looked at the poet, at what he was doing. He asked the poet, &#8216;What are you doing?&#8217; The poet said, &#8216;Contemplating the moon in [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>One night the poet, Awhadi of Kerman (a very great Muslim poet) was sitting on his porch bent over a vessel. Shams-e-Tabrizi, a great Sufi mystic, happened to pass by.</p>
<p>Shams-e-Tabrizi looked at the poet, at what he was doing. He asked the poet, &#8216;What are you doing?&#8217;<br />
The poet said, &#8216;Contemplating the moon in a bowl of water. Shams-e-Tabrizi started laughing, with an uproarious laughter, a mad laughter. <span id="more-30"></span></p>
<p>The poet started feeling uncomfortable; a crowd gathered.</p>
<p>And the poet said, &#8216;What is the matter? Why are you laughing so much? Why are you ridiculing me?&#8217;<br />
Shams-e-Tabrizi said, &#8216;Unless you have broken your neck, why don&#8217;t you look directly at the moon in the sky?&#8217;</p>
<p>The moon is there, the full moon is there, and this poet was sitting with a bowl of water arid looking into the bowl of water at the reflection of the moon.</p>
<p>Seeking truth in scriptures, seeking truth in philosophies, is looking at the reflection. If you ask somebody else how you should live your life, you are asking for misguidance, because that man can only talk about his own life. And never, never, are two lives the same. Whatsoever he can say or impart to you will be about his own life &#8212; and that too only if he has lived. He may have asked somebody else, he may have followed somebody else, he may have been an imitator himself.</p>
<p>Then it is a reflection of a reflection. And centuries pass and people go on reflecting the reflection of the reflection of the reflection &#8212; and the real moon is always there in the sky waiting for you. It is your moon, it is your sky, look directly. Be immediate about it. Why borrow my eyes or anybody else&#8217;s eyes? You have been given eyes, beautiful eyes, to see, and to see directly.</p>
<p>Why borrow understanding from anybody?</p>
<p>Remember, it may be understanding to me. But the moment you borrow it, it becomes knowledge to you &#8212; it is no more understanding. Understanding is only that which has been experienced by the person himself. It may be understanding for me, if I have looked at the moon, but the moment I say it to you it becomes knowledge, it is no longer understanding.</p>
<img src="http://www.aragornhouse.com/mama/?ak_action=api_record_view&id=30&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/reflections-of-the-moon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Iklan Layanan Masyarakat</title>
		<link>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/iklan-layanan-masyarakat/</link>
		<comments>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/iklan-layanan-masyarakat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 07:26:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mama U</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aragornhouse.com/mama/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Ramadhan tahun lalu tiap hari aku nangis kalo pas liat iklan layanan masyarakat &#8230;&#8230;&#8230;.. apa sih? lupa. Itu loh&#8230;&#8230;&#8230;. yang ada pak guru mau make uang dana BOS untuk bayarin bininya yang sakit, gak jadi terus motornya dijual. Terus murid2nya pada ngasih sepeda ke pak guru itu. Huaaaaaaaaa Gak bosen2nya deh, banjir air mata terus. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ramadhan tahun lalu tiap hari aku nangis kalo pas liat iklan layanan masyarakat &#8230;&#8230;&#8230;.. apa sih? lupa. Itu loh&#8230;&#8230;&#8230;. yang ada pak guru mau make uang dana BOS untuk bayarin bininya yang sakit, gak jadi terus motornya dijual. Terus murid2nya pada ngasih sepeda ke pak guru itu. Huaaaaaaaaa Gak bosen2nya deh, banjir air mata terus. Biar diledek juga tetep heboh nangisnya&#8230;&#8230;..hiks&#8230;&#8230;..hiks&#8230;<span id="more-22"></span></p>
<p>Tahun ini? Itu &#8230;&#8230;&#8230; iklan Pertamina&#8230;&#8230; yang tukang bengkel mo nutup bengkelnya tapi gak jadi lantaran ada customer datang. Bapak tua yang rantai motornya dilepas. Diterima juga padahal dah menjelang maghrib. Udah gitu, kolak yang cuma 1 mangkuk dibagi 2 pula&#8230;&#8230;&#8230; Huaaaaaaa</p>
<img src="http://www.aragornhouse.com/mama/?ak_action=api_record_view&id=22&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/iklan-layanan-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Job Vacancy: PRT di rumah saya</title>
		<link>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/job-vacancy-prt-di-rumah-saya/</link>
		<comments>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/job-vacancy-prt-di-rumah-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2008 05:17:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mama U</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aragornhouse.com/mama/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Serius nih, si Aisah, yg sudah &#8216;ikut&#8217; saya sejak 3 tahun lalu mau resign lebaran ini. Sebenernya sih dia sudah ngasih few months notice. Tetep aja sampe sekarang gak dapet2 penggantinya. Heran ya, katanya di Indonesia ini banyak pengangguran tapi nyari PRT 1 aja kok susah. Piye to ini? Dari jauh hari sudah titip pesen [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Serius nih, si Aisah, yg sudah &#8216;ikut&#8217; saya sejak 3 tahun lalu mau resign lebaran ini. Sebenernya sih dia sudah ngasih few months notice. Tetep aja sampe sekarang gak dapet2 penggantinya. Heran ya, katanya di Indonesia ini banyak pengangguran tapi nyari PRT 1 aja kok susah. Piye to ini?<span id="more-21"></span></p>
<p>Dari jauh hari sudah titip pesen mertua, jawabnya: do ra gelem ki nek nang Bali &#8230;&#8230; Memang Aisah ini dulu memang &#8216;dikirim&#8217; khusus dari Semarang. Asalnya dari Wonosobo. Kebayang kan ongkos pulang kampungnya? Jauh booo..</p>
<p>Titip pesen juga ke ibu di Jember. Lebih aneh lagi. Orang2 ini sekarang maunya kerja di  luar negeri. Nanggung kalo cuma ke Bali sih &#8230;&#8230; Huuuaaaaaa</p>
<p>Ada 1 nih ditawari Bu Zahra. Tetangganya di Malang mungkin mau kerja di Bali. Mudah2an ini jodoh.</p>
<p>Serba repot sih ya. Mosok employer gak bisa milih employee. Siapapun yang ada langsung dihire.</p>
<img src="http://www.aragornhouse.com/mama/?ak_action=api_record_view&id=21&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/job-vacancy-prt-di-rumah-saya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Termehek-mehek</title>
		<link>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/termehek-mehek/</link>
		<comments>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/termehek-mehek/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2008 05:17:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mama U</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aragornhouse.com/mama/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Pertama benci banget deh sama acara Termehek-mehek di Trans TV. Norak gitu loh. Selain gak ngerti arti kata &#8216;termehek-mehek&#8217; itu sendiri, episode awalnya juga norak banget. Mosok cewek nyariin pacar yang kabur. Sudah jelas cowoknya ogah ketemu &#8230;&#8230;&#8230;. eeee tuh cewek masih aja ngejar2 memohon &#8216;penjelasan&#8217;: why did you leave me? Napa gak cari cowok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertama benci banget deh sama acara Termehek-mehek di Trans TV. Norak gitu loh. Selain gak ngerti arti kata &#8216;termehek-mehek&#8217; itu sendiri, episode awalnya juga norak banget. Mosok cewek nyariin pacar yang kabur. Sudah jelas cowoknya ogah ketemu &#8230;&#8230;&#8230;. eeee tuh cewek masih aja ngejar2 memohon &#8216;penjelasan&#8217;: why did you leave me? Napa gak cari cowok laen aja seh?<span id="more-20"></span></p>
<p>Yang kemarin ini lain, edisi kemerdekaan. Ceritanya Semmy mo nyariin kakeknya yang terpisah dari neneknya sejak jaman kemerdekaan dulu. Duuhhhhh nyarinya ribet. Sampe ngobrak-abrik file di Gedung Arsip. Clue-nya cuma: Namanya Slamet bin Raharjo, tentara, dulu perang di Jogja. Akhirnya ya ketemu 3 Slamet bin Raharjo yang &#8216;untungnya&#8217; semua tinggal di Jakarta. Ditelusuri satu-satu. 2 kakek pertama yang ditemui ternyata bukan kakek yang dimaksud. Kakek yang kedua malah bilang: istri saya itu ilang &#8230;&#8230;.. dibawa Jepang dijadiin wanita penghibur.</p>
<p>Kakek ketiga yang ditemui ternyata tinggal di rumah besar dengan satpam segede kulkas 3 pintu berjaga di pintu pagarnya. Dramanya di situ: si Semmy dituduh ngaku2, mo nyari harta dll. Selama itu yang berkoar cuma si &#8216;kulkas&#8217; dan wanita yang menggandeng si kakek (mungkin anaknya). Sebelum kabur lantaran diusir, Mandala, hostnya sempat menyelipkan kartu nama ke tangan si kakek dengan pesan: hubungi saya kalo bapak berubah pikiran.</p>
<p>Akhirnya si kakek bener2 menghubungi Mandala pada hari ke 4, lalu diantar ke rumah Semmy yang tinggal berdua dengan neneknya. Pas ketemu, si kakek langsung menyapa: Dik Tini, ini aku dik, Slamet. Ini loh selendangmu tak bawa ke mana-mana. Huaaaaaa airmataku langsung bercucuran &#8230;&#8230;&#8230;. pantesan tuh kakek dari tadi kok mbungkus tangannya pake kain putih. Taunya selendang sutera si nenek yang dikasihin sebelum si kakek berangkat perang. Si nenek gak kalah romantis &#8230;&#8230;.. dia suruh Semmy ambil kain and kebaya putih yang dulu dipakai menikah &#8230;&#8230;.. Huaaaaaa Panda, host yang satu lagi ikutan nangis juga. Dari awal si Panda ini udah mau nangis aja melihat kondisi si nenek yang lagi sakit udah gitu pertamanya gak  terlalu respond pas dikasih tau belahan jiwanya datang.</p>
<p>Selamat ya kakek &amp; nenek. Allah mempertemukan kalian lagi setelah terpisah bertahun-tahun.</p>
<img src="http://www.aragornhouse.com/mama/?ak_action=api_record_view&id=20&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/termehek-mehek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pandam Berbagi Rasa</title>
		<link>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/pandam-berbagi-rasa/</link>
		<comments>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/pandam-berbagi-rasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 02:07:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mama U</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aragornhouse.com/mama/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Ass. Wr. Wb. Bengi iki aku lagi buka2 file .. Ga sengaja jadi lihat2 Photo Ibuku tercinta yang sudah dua tahun ini meninggalkan kita semua &#8230;. Secara ngga sadar ada perasaaan rindu yang tiba2 muncul &#8230; dadi mbrebes mili aku rek &#8230;.. Dadi ingat &#8230; beberapa minggu yang lalu aku berkesempatan mulih nang jember rek [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ass. Wr. Wb.</p>
<p>Bengi iki aku lagi buka2 file .. Ga sengaja jadi lihat2 Photo Ibuku tercinta yang sudah dua tahun ini meninggalkan kita semua &#8230;. Secara ngga sadar ada perasaaan rindu yang tiba2 muncul &#8230; dadi mbrebes mili aku rek &#8230;..<span id="more-19"></span></p>
<p>Dadi ingat &#8230; beberapa minggu yang lalu aku berkesempatan mulih nang jember  rek …. Ga ngerti kenapa, koyoke perjalanan iku hanya sekedar perjalanan sing ga iso tak rasakno maknane &#8230;..  Mbiyen saat Ibu Bapak masih ada &#8230; sing jenenge perjalanan nang jember, bener2 dadi perjalanan penuh emosi &#8230;. sepanjang perjalanan iku sedhiluk2 HP bunyi &#8230; sing terdengar suara ibu menanyakan &#8230; Wis nyampe nang endi le &#8230;.. Ati2 yo le &#8230;.. Kata itu bener2 menyiratkan betapa pedulinya beliau &#8230;. betapa cintanya beliau ke anak2nya &#8230;.</p>
<p>Dadi nerawang &#8230;&#8230; sepeduli itukah aku pada beliau ???? &#8230;..  Kalo mau ditimbang2 &#8230;. bener2 ga ada artinya apa yang sudah tak lakukan<br />
selama hidup beliau &#8230;.</p>
<p>Reeek &#8230;.  pernah ngga awakmu ngrasakno seperti yg sedang aku rasakan saat ini ?  Rasa bersalah, rumongso kedosan yg teramat sangat dalam situasi dan kondisi seperti ini. Yak opo yooo ?</p>
<p>Mengutip critane kancaku &#8230;.. aku dadi pingin sedikit berbagi &#8230;..</p>
<p>Sewaktu bayi, entah berapakali kita mengganggu tidur nyenyak ibu or bapak  yg mungkin sangat kelelahan setelah seharian bekerja keras mencari nafkah untk memenuhi kebutuhan kita ?.</p>
<p>Entah berapa kali kentut kita terhirup oleh hidungnya ibu ketika kita sedang mencret (sakit perut) bersamaan ibu sedang makan? &#8230;.. Ibu<br />
juga tidak peduli ketika teman-temannya marah besar karena membatalkan acara pertemuan yg sangat penting, karena tiba-tiba anaknya sakit panas  &#8230;. Begitu menginjak balita, kekhawatiran demi kekhawatiran tak pernah luput menghampiri mereka sejak kita mulai mudun lemah, belajar mbrangkang, trantanan, belajar melangkahkan kaki dsb.</p>
<p>Ketika mulai sekolah, betapa dag dig dug nya mereka saat pembagian rapor kenaikan kelas, betapa telatennya mereka ngrenah-ngrenahno<br />
setelah naik kelas dan daftar ulang. Ketika seleksi penerimaan murid baru/ganti sekolah betapa cemas dan gelisahnya mereka, sampek dibelani poso senin-kemis &#8230;.. untk memberikan dukungan spiritual kepada anaknya yg ikut test. Betapa cemas dan paniknya mereka ketika pengumuman SIPENMARU diumumkan di koran Jawa Post saat itu.</p>
<p>Beranjak dewasa, betapa tabahnya bapak or ibu menerima pembangkangan demi pembangkangan yg kita lakukan &#8230;. Mereka hanya bisa mengelus dada, melas dan nelongso  karena teman-teman di luar sono lebih berarti daripada mereka &#8230; Biasanya jarang sekali kita mau menyisakan waktu untk menyelami mimik expresi wajah mereka yg penuh kecemasan ketika kita pulang terlambat. Karena bapak or ibu selalu menyambut kita dg senyum manis …. Padahal faktanya mereka sangat khawatir, hatinya trenyuh, bibirnya tersenyum tetapi hatinya remuk, karena di luar sana banyak pengaruh negatif yg mungkin kita belum siap mental untk menerimanya.</p>
<p>Reeeek &#8230;  pernahkah dirimu terbangun di tengah malam yg sunyi dan mendengarkan seperti yg pernah aku dengarkan pada saat itu? …..<br />
Tangisan seorang ibu dlm doanya secara perlahan sambil meyebut nama kita, memohon agar kita terjaga dr segala bencana, memohon agar anaknya sukses. Tangisan dan doa itulah diantaranya yg menghantarkan kita menjadi seperti saat ini …….</p>
<p>Pernahkah kita tahu Bapak or Ibu terluka karena kelakuan kita yg kurang berkenan, kurang ajar, bejat dan kemudian mengiba kpd Tuhan agar kita sadar, agar kita eling, agar kita jangan dilaknat, agar Tuhan mau mengampuni kesalahan kita, agar kita tidak kuwalat dan selalu berdoa untk memberikan kehidupan terbaik buat kita?.</p>
<p>Reeekkk ….  pernahkah kita berterimakasih ketika Bapak Ibu berbicara berbisik-bisik karena takut membangunkan kita yg tertidur kelelahan ?<br />
….. Pernahkah kita menghargai patah demi patah kata yg mereka susun sebaik mungkin untuk meminta maaf  karena mereka tidak punya cukup duit untuk membelikan mainan idaman kita yg harganya cukup mahal?&#8230;&#8230;.</p>
<p>Pernahkah kita terharu ketika mereka membuat sendiri dan membawakan oleh-oleh makanan kesukaan kita dulu, yg mungkin kita sendiri sudah lupa, karena sudah obsolete dan tidak ada yg jual dipasar/toko ?</p>
<p>Pernahkah kita menyesali karena lupa meyertakan mereka di dalam berdoa?</p>
<p>Sungguh ker &#8230;..  betapa tidak sebandingnya cinta dan pengorbanan mereka dg balasan kasih sayang yg kita berikan. Setelah dewasa dan<br />
merasa bisa &#8220;menghidupi&#8221; diri sendiri, kita masih bisa melenggang kangkung, ringan meninggalkan mereka, betapa tulusnya mereka ? mereka ikhlas asal kita bahagia &#8230;&#8230;</p>
<p>Lalu &#8230;&#8230;. apalah artinya kita sukses dlm belajar, karir dan usaha kalau ketika ortu sedang sakit kita tidak bisa memberikan dukungan moral setiap saat?</p>
<p>Ternyata kita masih sangat juuuaaauh belum cukup ber &#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>Lalu&#8230;., bakti seperti apa yg sanggup kita persembahkan buat mereka?</p>
<p>Sayangi Ibu &#8230;&#8230; sayangi Bapak &#8230;&#8230;<br />
Selagi Tuhan masih memberi kesempatan.<br />
Atau &#8230;.. apabila kesempatan itu telah berlalu &#8230;&#8230; doa-doa kitalah yg mereka harapkan menemani diperistirahatan terakhir</p>
<p>Salam,</p>
<p>Pandam</p>
<img src="http://www.aragornhouse.com/mama/?ak_action=api_record_view&id=19&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/pandam-berbagi-rasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>In Memoriam: Ibu Maria Partini</title>
		<link>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/in-memoriam-ibu-maria-partini/</link>
		<comments>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/in-memoriam-ibu-maria-partini/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2008 05:04:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mama U</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aragornhouse.com/mama/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Telah kembali ke pangkuanNya Ibu Maria Partini, Ibu guru olahragaku di SMP Negeri 1 Jember. Bu saya ingat sekali betapa saya takut sekali sama ibu ketika ibu mulai mengajar kelas saya di kelas 2. Hari pertama itu saya takut sekali mau lapor bahwa saya baru sembuh tipes, jadi gak boleh terlalu hot bersenam. Tapi Ibu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Telah kembali ke pangkuanNya Ibu Maria Partini, Ibu guru olahragaku di SMP Negeri 1 Jember.</p>
<p>Bu saya ingat sekali betapa saya takut sekali sama ibu ketika ibu mulai mengajar kelas saya di kelas 2. Hari pertama itu saya takut sekali mau lapor bahwa saya baru sembuh tipes, jadi gak boleh terlalu hot bersenam. Tapi Ibu melihat saya agak pucat dan menyuruh saya berhenti dan duduk saja di pinggir ruang senam. Sejak saat itu walau tetap takut tapi saya tidak menganggap ibu guru yang galak. Ibu hanya seorang ibu yang juga seorang atlet anggar.</p>
<p><span id="more-17"></span></p>
<p>Setelah saya kuliah di tahun kedua saya ikut mengajar di SMP PGRI 12 di mana ibu mengajar. Jadilah kita &#8216;teman sejawat&#8217;. Tahukah ibu? Apa yang paling saya rindukan? Nasi gudeg bikinan ibu. Bertahun2 saya merindukan nasi gudeg ibu itu tapi Ina melarang saya meminta makanan itu dari ibu. Ah &#8230;&#8230; Bu, selamat jalan. Semoga ibu bahagia di sana.</p>
<img src="http://www.aragornhouse.com/mama/?ak_action=api_record_view&id=17&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/in-memoriam-ibu-maria-partini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>My Family Background</title>
		<link>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/my-family-background/</link>
		<comments>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/my-family-background/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2008 03:59:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mama U</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aragornhouse.com/mama/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Secara gak sengaja aku dengar ada orang yang tidak mau bergaul denganku gara2 gak tau latar belakangku seperti apa? Apakah berasal dari keluarga baik2 ato bukan. Kalo memang gak tau kenapa dia gak nanya ya? Anyway, ini membuat aku memikirkan kembali my family background. Ibuku pensiunan Kepala SD. Bapak almarhum pensiunan dosen Universitas Jember. Selain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Secara gak sengaja aku dengar ada orang yang tidak  mau bergaul denganku gara2 gak tau latar belakangku seperti apa? Apakah berasal dari keluarga baik2 ato bukan. Kalo memang gak tau kenapa dia gak nanya ya? Anyway, ini membuat aku memikirkan kembali my family background.</p>
<p><span id="more-16"></span></p>
<p>Ibuku pensiunan Kepala SD. Bapak almarhum pensiunan dosen Universitas Jember. Selain Universitas Jember beliau juga aktif mengajar di beberapa universitas swasta di jawa timur. Seperti itulah orang tuaku. Mbak kakung dari pihak ibu adalah seorang tukang dinamo yang membuka bengkel dinamo di rumah sementara mbah kakung dari pihak bapak adalah petani yang kalau toh punya tanah pastilah tidak luas.</p>
<p>Nah, family background yang seperti itu termasuk &#8216;baik2&#8242; apa gak ya? Kalo ukurannya gak punya &#8216;criminal record&#8217; sih pastinya termasuk dong ya?</p>
<img src="http://www.aragornhouse.com/mama/?ak_action=api_record_view&id=16&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/my-family-background/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Adam Air Terbang ke Langit</title>
		<link>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/adam-air-terbang-ke-langit/</link>
		<comments>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/adam-air-terbang-ke-langit/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Aug 2008 11:52:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mama U</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aragornhouse.com/mama/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Di TV lagi heboh berita tentang rekaman yang konon dari black box Adam Air yang terbang ke langit tahun baru 2007 kemarin. Istilah2 teknis yang dipake di situ sih gak paham aku tapi tercekat rasanya ketika pilot menghadapi uncontrollable condition dia hanya mengucapkan Allahu Akbar. Pesawat itu ternyata memang gak pernah &#8216;mendarat&#8217; lagi tapi terus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di TV lagi heboh berita tentang rekaman yang konon dari black box Adam Air yang terbang ke langit tahun baru 2007 kemarin. Istilah2 teknis yang dipake di situ sih gak paham aku tapi tercekat rasanya ketika pilot menghadapi uncontrollable condition dia hanya mengucapkan Allahu Akbar. Pesawat itu ternyata memang gak pernah &#8216;mendarat&#8217; lagi tapi terus terbang ke langit.</p>
<img src="http://www.aragornhouse.com/mama/?ak_action=api_record_view&id=15&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.aragornhouse.com/mama/uncategorized/adam-air-terbang-ke-langit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

